Siasat Daihatsu Hadapi Pengetatan Kredit Mobil

Siasat Daihatsu Hadapi Pengetatan Kredit Mobil

Kamis, 30 November 2023 – 09:43 WIB

Jakarta, 30 November 2023 – Kredit menjadi salah satu cara pembayaran, yang digunakan oleh banyak orang di Indonesia untuk membeli mobil. Hal itu disebabkan oleh harga kendaraan yang mencapai ratusan juta rupiah, dan tidak semua memiliki kemampuan untuk menyimpan uang sebanyak itu.

Baca Juga :

Terpopuler Otomotif: Warganet Serbu Medsos Esemka, Honda WR-V Dipakai Satu Tahun Dilelang

Pembelian mobil secara kredit memiliki beberapa keuntungan, mulai dari uang muka yang hanya 25-30 persen dari harga, sampai dengan perlindungan asuransi.

Pembayaran angsuran juga bisa dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, yakni hingga enam tahun. Sehingga, konsumen tetap memiliki dana yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :

Jadwal SIM Keliling Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung Kamis 30 November 2023

Namun, sayangnya tidak semua pembeli mobil bisa membayar angsuran sesuai waktu yang sudah disepakati dengan jasa pembiayaan. Hal itu kemudian membuat pihak bank memperketat pemberian kredit.

Kredit kendaraan yang semakin diperketat oleh phak bank, otomatis mempengaruhi penjualan mobil di Indonesia. Hal ini tidak terkecuali bagi PT Astra Daihatsu Motor, yang 70 persen penjualannya berasal dari kredit.

Baca Juga :

Bocoran 6 Mobil Baru Mazda di 2024, Ada Hybrid dan Listrik

“70 persen konsumen kami itu pembeli pertama, jadi kurang lebih 70 hingga 80 persen itu pembeliannya secara kredit. Mau tidak mau pasti terpengaruh,” ujar Marketing Director and Corporate Planning & Communication Director ADM, Sri Agung Handayani, dikutip VIVA Otomotif di Jakarta.

Agung menuturkan, bahwa pihaknya telah melakukan terobosan untuk mengatasi hal ini. Salah satunya adalah dengan memperpanjang tenor angsuran dari 3 tahun menjadi 4 tahun, bahkan hingga 6 tahun.

Baca Juga  Ancelotti Ogah Nilai Wasit Sevilla vs Real Madrid, Takut Dihukum

“Kami melakukan terobosan dengan banyak melakukan kerja sama, dan mencari konsumen yang lebih sehat. Kami tetap memberikan kemudahan kepada konsumen,” tuturnya.

Agung mengakui, bahwa kebijakan kredit yang diperketat akan berdampak pada penjualan mobil. Namun, ia optimistis bahwa ADM tetap dapat mempertahankan pangsa pasarnya di posisi dua.

“Sesuai komitmen kami sebelumnya, bahwa kami ingin selalu menjadi nomor dua dengan market share di posisi nomor dua,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

“Kami melakukan terobosan dengan banyak melakukan kerja sama, dan mencari konsumen yang lebih sehat. Kami tetap memberikan kemudahan kepada konsumen,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *