Saya Ketipu, Dia Bikin Sampah Itu

Saya Ketipu, Dia Bikin Sampah Itu

Jumat, 6 Oktober 2023 – 23:04 WIB

Jakarta – Ayah kandung mendiang Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin, buka suara soal film dokumenter berjudul ‘Ice Cold: Murder, Ice Coffee and Jessica Wongso’ yang ditayangkan Netflix. Film itu menceritakan bagaimana kisah Wayan Mirna Salihin yang meninggal dunia akibat bubuk sianida dalam es kopi Vietnam. 

Baca Juga :

Sebut Jessica Wongso Bukan Pelaku Kopi Sianida, Peramal Wirang Birawa Diteror dan Akunnya Hilang

Adapun Jessica Kumala Wongso, adalah teman Mirna dan sudah divonis oleh Majelis Hakim membunuh Mirna dengan memasukkan racun sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna.

Dalam film tersebut, sosok Edi Darmawan terlihat sangat arogan ketika menjawab berbagai pertanyaan seputar kematian Mirna. Edi pun memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Edi menyebut dirinya tertipu oleh Netflix dan sutradara film dokumenter tersebut yakni Rob Sixsmith. Ia bahkan meminta masyarakat Indonesia untuk tidak terkecoh dengan isi film dokumenter itu.

Baca Juga :

Kasus Mirna Salihin Kembali Viral, Waspadai 5 Gejala Keracunan Sianida

“Jadi pertama, saya mau jelaskan soal yang kelihatan mungkin saya arogan, saya salah. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan benar-benar saya izin untuk memberikan penjelasan yang jelas sekali supaya netizen dan warga Indonesia tidak terkecoh oleh Netflix,” kata dia, seperti dikutip dalam wawancara eksklusif Karni Ilyas dengan Edi Darmawan bertajuk ‘Jessica Divonis Membunuh Mirna’ di tvOne, Jumat malam, 6 Oktober 2023.

Dia mengaku, apa yang ditayangkan dalam film dokumenter tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya. Dia mengaku kena tipu dengan wawancara yang dijadikan salah satu bagian film dokumenter itu.

Baca Juga :

Sianida Muncul di Tubuh Mirna Setelah 3 Hari Meninggal, Otto Hasibuan: Aneh Kan?

Baca Juga  Manajemen Proyek Efisien Di Lubuk Pakam Bikin Penasaran

“Jadi gini, Netflix ini saya ketipu sama Netflix, syuting kita directornya maupun sutradaranya itu namanya Rob Sixsmith. Saya nggak dapat apa-apa dari dia, cuma dia minta tolong untuk saya menjawab dan saya jawab tapi kenyataannya apa? Yang dia tayangkan itu nggak sesuai dengan kenyataan yang ada,” sambungnya.

Tak sesuainya isi film dokumenter dengan kenyataan yang ada, kata Edi menimbulkan berbagai opini baru di mata publik. Sehingga, jelas dia, setelah film itu tayang membuat banyak masyarakat yang akhirnya terkecoh.

Maka dari itu, Edi meminta masyarakat untuk tidak lagi menonton film dokumenter berjudul ‘Ice Cold: Murder, Ice Coffee and Jessica Wongso’ itu. Menurutnya, isi di dalam film itu tidak benar. Secara gamblang, Edi bahkan menyebut film dokumenter yang mengisahkan kematian anaknya itu sebagai ‘sampah’.

“Jangan sampai terkecoh oleh Netflix. Saya ingatkan jangan nonton Netflix. Kalau menurut saya, Netflix itu enggak bener, sudah nipu kita. Sandy (kembaran Mirna) di Jerman juga kaget,” ungkapnya.

“Jadi kita selesaikan ya, Netflix itu mohon dilupakan saja, karena dia itu bikin (film dokumenter) sampah lah habis, enggak benar,” tandas Edi.

Halaman Selanjutnya

Maka dari itu, Edi meminta masyarakat untuk tidak lagi menonton film dokumenter berjudul ‘Ice Cold: Murder, Ice Coffee and Jessica Wongso’ itu. Menurutnya, isi di dalam film itu tidak benar. Secara gamblang, Edi bahkan menyebut film dokumenter yang mengisahkan kematian anaknya itu sebagai ‘sampah’.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *