Polisi Sebut Pembully Siswi SMA di Tangsel hingga Masuk Tempat Sampah Bakal Tersangka

Polisi Sebut Pembully Siswi SMA di Tangsel hingga Masuk Tempat Sampah Bakal Tersangka

Kamis, 18 Januari 2024 – 20:58 WIB

Jakarta – Polisi menyebut tak lama lagi pelaku bullying alias perundungan seorang siswi SMA (Sekolah Menengah Atas) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, mungkin tak lama lagi bakal ditetapkan jadi tersangka.

Baca Juga :

Nasib Budi Said Usai Rekayasa Jual-Beli Emas Rugikan Antam Rp1,2 Triliun

“Ini masih proses. Mungkin tidak lama lagi (jadi tersangka),” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisi Alvino Cahyadi, Kamis 18 Januari 2024.

Meski begitu, dirinya mengaku pihaknya masih terus berproses. Alvino mengatakan pihaknya bakal profesional mengusut kasus tersebut.

Baca Juga :

Kronologi Pengeroyokan Mahasiswa Baru di Malang, Polisi Pastikan Tidak Ada Kriminalisasi

“Sementara masib saksi karena kami masih berproses. Kami akan percepat, pokoknya kami akan seobjektif mungkin,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video menunjukkan bullying di salah satu SMA (Sekolah Menengah Atas) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Baca Juga :

Crazy Rich Surabaya yang Sempat Gugat Antam Ditetapkan Tersangka oleh Kejagung

Salah satunya diposting akun @lensa_berita_jakarta. Dalam video yang diposting terlihat korban memakai seragam pramuka. Sedangkan pelaku yang disebut alumni memakai kemeja berkelir biru. Pelaku memarahi korban hingga memukul dadanya.

Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Polisi Kemas Arifin menyebut kejadiannya Rabu, 10 Januari 2024 lalu. Korban telah melapor ke polisi. Pelaku dipastikan kakak kelas korban yang telah lulus dari sekolah tersebut.

“(Pelaku) sudah lulus. Korban masih pelajar di sekolah yang sama. Sesuai laporan yang sudah dibuat oleh korban, yang dilaporkan adalah Pasal 80 Pasal 76 Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujarnya, Selasa 16 Januari 2024.

Halaman Selanjutnya

“(Pelaku) sudah lulus. Korban masih pelajar di sekolah yang sama. Sesuai laporan yang sudah dibuat oleh korban, yang dilaporkan adalah Pasal 80 Pasal 76 Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujarnya, Selasa 16 Januari 2024.

Halaman Selanjutnya
Baca Juga  Viral Anjing Laut Raksasa Berkeliaran Bikin Resah Warga



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *