Pemilik Videotron Iklan Kampanye Capres di Paspol Minta Maaf karena Buat Polri Dituding Tidak Netral

Pemilik Videotron Iklan Kampanye Capres di Paspol Minta Maaf karena Buat Polri Dituding Tidak Netral

Jumat, 22 Desember 2023 – 20:32 WIB

Jakarta – Pemilik videotron di atas pos polisi lalu lintas yang menunjukkan iklan kampanye salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden meminta maaf ke Polri. Sebab, atas kejadian ini Korps Bhayangkara dituding tidak netral dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Baca Juga :

Ditanya Mahfud soal Investor IKN, Gibran Jawab "Silakan Di-Google, Sudah Banyak yang Masuk"

“Yang mana di sini kami memohon maaf, apabila membawa institusi Polri yang netral jadi terbawa dengan konten tersebut, kata Manajer Operasional Advertising, Dede Jua, Jumat 22 Desember 2023.

Dia menegaskan penayangan iklan di videotron itu adalah tanggung jawab pihaknya. Sebab, videotron itu milik mereka bukan punya Polri.

Baca Juga :

Gibran Slepet Cak Imin: Dulu Potong Tumpeng di IKN, Kenapa Jadi Gak Konsisten?

Ilustrasi pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (antara)

Ilustrasi pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (antara)

Dede mengatakan, pihaknya tidak ada kaitan dengan Polri. Pemasangan iklan kampanye salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden di videotron mereka itu murni dilakukan untuk mencari untung dari usaha yang mereka lakukan.

Baca Juga :

Tanggapi Mahfud di Debat Cawapres, Cak Imin Siap Slepet Pinjol dan Judi Online

“Yang seyogyanya itu memang kami pelaku iklan, bukan ada berkaitan dengan Polri,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial satu unit videotron menunjukkan iklan kampanye salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden. Videotron itu terpasang di atas pos polisi lalu lintas yang berada di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan.

Adapun salah satu yang memostingnya adalah akun X @MurtdhaOne1. Pemasangan iklan di videotron tersebut dikatakan lebih dari Rp280 juta per bulannya. Adapun Polda Metro Jaya menegaskan kalau videotron tersebut bukan milik Polri. Hal itu diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko.

Baca Juga  2 Alasan 300 Simpul Relawan dari 100 Organisasi di Jabar Dukung Prabowo-Gibran

“Saya tegaskan (videotron) bukan milik Polri, (tapi) swasta,” katanya kepada wartawan, Jumat 22 Desember 2023.

Halaman Selanjutnya

Adapun salah satu yang memostingnya adalah akun X @MurtdhaOne1. Pemasangan iklan di videotron tersebut dikatakan lebih dari Rp280 juta per bulannya. Adapun Polda Metro Jaya menegaskan kalau videotron tersebut bukan milik Polri. Hal itu diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *