Inter Milan Gagal Kudeta Real Sociedad

Inter Milan Gagal Kudeta Real Sociedad

Rabu, 13 Desember 2023 – 18:00 WIB

Italia – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi tak ingin bersedih karena hasil imbang 1-1 melawan Real Sociedad dalam pertandingan Grup D Liga Champions di Giuseppe Meazza, Rabu dini hari WIB 13 Desember 2023.

Baca Juga :

Pemain MU Kehilangan Jutaan Poundsterling Usai Tersingkir dari Liga Champions

Hasil tersebut membuat Inter Milan gagal melakukan kudeta terhadap Real Sociedad di punca klasemen Grup D. Padahal keuntungannya sudah ada, yakni main di markas sendiri.

Real Sociedad lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan status juara Grup D. Mereka dan Inter Milan sama-sama punya 12 poin, tapi unggul dalam urusan selisih gol.

Baca Juga :

Arsenal Tampil Memuaskan di Liga Champions

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi

“Kami tahu bahwa posisi kedua akan membuat hasil imbang menjadi lebih sulit, namun saya tidak ingin melihat wajah sedih,” kata Simone Inzaghi, dikutip dari laman resmi UEFA.

Baca Juga :

Manchester United Membuat Sejarah Memalukan di Liga Champions

Yang membuat sang juru taktik tak mau bersedih, karena perjalanan anak asuhnya di fase grup baik. Mereka tidak pernah merasakan kekalahan dari enam pertandingan yang dilalui.

“Saya cuma ingin melihat senyuman saat kami menyelesaikan grup tanpa terkalahkan. Kami berada di babak 16 besar untuk tiga tahun beruntun. Kami sangat puas,” imbuhnya.

Tidak dipungkiri oleh Inzaghi, dalam pertandingan ini, mereka menargetkan kemenangan. Karena itu akan jadi persembahan yang bagus bagi para suporter.

“Kami berusaha hingga menit ke-95. Kami menghadapi lawan yang berkualitas dan Inter memiliki peluang mencetak gol terbaik,” tutur Inzaghi.

Baca Juga  Usai Sindiran Pelawak Sombong Viral, Sule Langsung Bertemu Ronal Surapradja

“Real Sociedad adalah tim yang hebat. Kami cuma memberi mereka sedikit penguasaan bola di 25 menit pertama dan tidak pernah mengambil risiko apapun pada saat itu. Sayangnya kami tidak mengkonversi peluang,” imbuhnya.

Berada di peringkat kedua memang tak menguntungkan karena bisa jadi lawan di babak 16 besar akan berat. Namun Inzaghi tak mau ambil pusing.

“Kita akan lihat hasil undiannya. Kami finis kedua di grup pada musim lalu, tapi kami bisa mencapai babak final,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Saya cuma ingin melihat senyuman saat kami menyelesaikan grup tanpa terkalahkan. Kami berada di babak 16 besar untuk tiga tahun beruntun. Kami sangat puas,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *