Berkat Digitalisasi, Sri Mulyani Sebut Kemenkeu Tak Perlu Gelontorkan Belanja Fotokopi

Berkat Digitalisasi, Sri Mulyani Sebut Kemenkeu Tak Perlu Gelontorkan Belanja Fotokopi

Selasa, 28 November 2023 – 15:43 WIB

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, instansi yang dipimpinnya saat ini tidak perlu menggelontorkan anggaran belanja fotokopi. Hal ini berkat adanya digitalisasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Baca Juga :

Ditagih Sri Mulyani soal Pembangunan BTS, Budi Arie: Selesai Tahun Ini

Sri Mulyani bercerita, saat dia pertama kali menjadi menteri keuangan, pihaknya selalu membawa tumpukan map berisi data anggaran seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) untuk di analisis. Namun, karena digitalisasi cara kerja menjadi berubah. 

“Jadi sekarang enggak ada lagi, atau hampir enggak ada yang disebut dokumen yang sifatnya printing. Yang terjadi belanja kita jadi berubah dulu ada fotokopi, printer sekarang enggak perlu lagi, jadi belanja di Kemenkeu berubah menjadi lebih banyak kepada basisnya teknologi, ini,” kata Sri Mulyani dalam acara Indonesia Digital Summit 2023 Selasa, 28 November 2023.

Baca Juga :

Budi Arie Minta Maaf ke Sri Mulyani soal Digitalisasi ASN

Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Di sisi lain, jelas Sri Mulyani adanya pandemi juga turut mengubah cara kerja menjadi di mana saja. Namun, terangnya hal ini masih memiliki banyak tantangan. 

Baca Juga :

Sri Mulyani Tagih Pembangunan Proyek BTS ke Menkominfo Budi Arie

“Tantangannya adalah tidak hanya sekedar now you can work from anywhere, tapi masalah governace, masalah security data, masalah safety dari keseluruhan bisnis prosesnya, compromise. Dan dari sisi integrity proses, integrity dari keseluruhan policy regulasi maupun eksekusi, ini sesuatu yang akan terus diadaptasi,” jelasnya.

Lanjut, Bendahara Negara ini, Kemenkeu saat ini sudah memiliki Chief Technology Officer yang mana digunakan untuk mengembangkan teknologi di wilayah Kemenkeu dalam mempermudah dan mempercepat proses kerja. 

Baca Juga  Penelitian Dan Pengembangan Di Lubuk Pakam Penting

“Dulu untuk membuat saldo masuk dan keluar berapa itu gak bisa timely pada hari ini kita tahu. Kita nunggu dulu buku merah dari pembendaharaan versus dicocokkan dulu dengan BI, BI melihat ke perbankan duitnya pemerintah berapa, itu saya masih mengalami. Sekarang sudah digitalize, revenue, spending, financing ada di dalam digitalize itu butuh infrastruktur yang luar biasa besar,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya

“Dulu untuk membuat saldo masuk dan keluar berapa itu gak bisa timely pada hari ini kita tahu. Kita nunggu dulu buku merah dari pembendaharaan versus dicocokkan dulu dengan BI, BI melihat ke perbankan duitnya pemerintah berapa, itu saya masih mengalami. Sekarang sudah digitalize, revenue, spending, financing ada di dalam digitalize itu butuh infrastruktur yang luar biasa besar,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *