Bangunan Tempat Tinggal di Rusia Runtuh Akibat Ledakan Gas, 7 Orang Tewas Termasuk Tim Penyelamat

Bangunan Tempat Tinggal di Rusia Runtuh Akibat Ledakan Gas, 7 Orang Tewas Termasuk Tim Penyelamat

Jumat, 22 September 2023 – 08:31 WIB

Moskow – Korban tewas akibat ledakan gas dan runtuhnya sebuah bangunan tempat tinggal di kota Balashikha, Wilayah Moskow, telah meningkat menjadi tujuh orang. 

Baca Juga :

Tentara Rusia yang Tewas di Nagorno-Karabakh Ternyata Dibunuh Pasukan Azerbaijan

Menurut Kementerian Situasi Darurat Rusia, jenazah seorang wanita dan seorang anak berhasil ditemukan lagi dari reruntuhan, pada Kamis, 21 September 2023.

“Operasi pencarian dan pembersihan puing-puing di Balashikha telah selesai.  27 orang terluka, 7 di antaranya meninggal. 8 orang dibawa ke rumah sakit, 12 orang menolak dirawat di rumah sakit,” kata kementerian melalui Telegram, dikutip dari The Sundaily, Jumat, 22 September 2023.

Baca Juga :

Harus Diamputasi, 50 Ribu Tentara Ukraina Cacat Permanen

Ledakan gas di sebuah bangunan perumahan lima lantai menewaskan sembilan orang di pulau Sakhalin tenggara Rusia.

Ledakan gas di sebuah bangunan perumahan lima lantai menewaskan sembilan orang di pulau Sakhalin tenggara Rusia.

Photo :
  • t.me / limarenko_official.

Sebagai informasi, ledakan itu terjadi pada Rabu pagi, 20 September 2023 di lantai empat sebuah bangunan tempat tinggal sembilan lantai di Balashikha. Lantai tiga dan empat runtuh.

Baca Juga :

40 Lebih Rudal Termonuklir Rusia Hantam Kiev

Selama operasi penyelamatan, enam pekerja darurat terjebak di bawah reruntuhan ketika bangunan runtuh untuk kedua kalinya, dan dua di antaranya meninggal.

Ledakan gas bukan kali ini saja terjadi di Rusia, sebelumnya, sebuah ledakan gas terjadi, pada 19 November 2022 lalu, di sebuah bangunan perumahan lima lantai dan menewaskan sembilan orang di pulau Sakhalin tenggara Rusia. Ledakan itu terjadi di sebuah bangunan bata yang dibangun pada 1980-an di desa Tymovskoye, menurut laporan kantor berita Rusia TASS.

“Sembilan orang tewas, termasuk empat anak-anak,” tutup gubernur wilayah itu, Valery Limarenko.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *