Tertekan ke Rp 15.179 per Dolar AS, Rupiah Masih Berpotensi Melemah

Tertekan ke Rp 15.179 per Dolar AS, Rupiah Masih Berpotensi Melemah

Kamis, 3 Agustus 2023 – 10:03 WIB

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Kamis pagi, 3 Agustus 2023. Rupiah melemah sebesar 4 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp 15.179 per dolar AS, dibandingkan pada penutupan sebelumnya senilai Rp 15.175 per dolar AS.

Baca Juga :

Harga Emas Hari Ini 2 Agustus 2023: Global Naik, Antam Merosot

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 15.171 per dolar AS.

Analis PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan fluktuatif dan ditutup sedikit melemah. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Baca Juga :

Intip Aturan Baru Bank Indonesia soal DHE Sumber Daya Alam

Dia menuturkan, Bank Indonesia (BI) melanjutkan sinergi dengan Pemerintah dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No. 36/2023.

“Dalam hal ini, Bank Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 7 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dan Devisa Pembayaran Impor. Ketentuan ini terutama mengatur prinsip dan instrumen penempatan DHE SDA serta pengaturan pengawasan DHE SDA,” kata Ibrahim dalam risetnya Kamis, 3 Agustus 2023. 

Baca Juga :

Bank Indonesia Buka-bukaan soal Progres Rupiah Digital, Segera Terbit?

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Ibrahim menjelaskan, Bank Indonesia telah menetapkan instrumen penempatan DHE SDA dan pemanfataan atas instrumen penempatan DHE SDA tersebut berdasarkan sejumlah prinsip. 

Halaman Selanjutnya

Untuk instrumen penempatan DHE SDA meliputi, rekening khusus DHE SDA dalam valuta asing, instrumen perbankan berupa deposito valuta asing, instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berupa promissory note valuta asing. Kemudian instrumen Bank Indonesia berupa term deposit operasi pasar terbuka konvensional dalam valuta asing di Bank Indonesia.

img_title
Baca Juga  Pembunuhan dalam Keluarga Bos Pengepul Barang Rongsok di Depok, Curiga Mengarah ke Anak



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *