Potret Mengerikan Kebakaran Hawaii dari Jepretan Satelit NASA

Potret Mengerikan Kebakaran Hawaii dari Jepretan Satelit NASA

Minggu, 20 Agustus 2023 – 11:33 WIB

Hawaii – Citra satelit yang ditangkap Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menunjukkan potret mengerikan dampak kebakaran yang terjadi di Pulau Maui, Hawaii. Foto tersebut diambil empat hari setelah kebakaran hutan terjadi di daratan.

Baca Juga :

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Korban Kebakaran Hutan di Kanada

Foto itu diambil pada Sabtu, 12 Agustus 2023, aaat laboratorium antariksa mengorbit sekitar 259 mil (417 km) di atas Samudera Pasifik.

Hingga kini, jumlah korban tewas akibat bencana kebakaran Hawaii naik mencapai 114 orang, sebagian besar belum teridentifikasi. Gubernur Hawaii, Josh Green berbicara kepada publik dengan mengatakan, “Kami sangat sedih karena kami mengalami kerugian yang begitu besar,” kata di dilansir Associated Press. 

Baca Juga :

Puluhan Ribu Warga Mengungsi Imbas Kebakaran Hutan Parah di Kanada

Kehancuran Pulai Maui, Hawaii menekankan konsekuensi mematikan dari perubahan iklim yang didorong oleh manusia — dan direkam dari luar angkasa.

Citra Satelit NASA menangkap kebakaran yang menghanguskan pulai Maui, Hawaii

Citra Satelit NASA menangkap kebakaran yang menghanguskan pulai Maui, Hawaii

Baca Juga :

China Awasi Australia dari Luar Angkasa

Dilansir Space, kota pesisir Lahaina yang menjadi salah satu daerah yang paling terpukul selama kebakaran, terlihat hampir semua infrastrukturnya berubah menjadi abu termasuk bangunan monumental seperti Gereja Waiola yang bersejarah dan keajaiban alam seperti pohon beringin berusia 150 tahun. 

Perangkat pengorbit Bumi lainnya juga berhasil menangkap pemandangan tragedi itu, termasuk satelit Landsat 8 NASA dan pesawat ruang angkasa pengamat Bumi Sentinel-2 Eropa. Keduanya terbang di atas kebakaran hutan Hawaii pada 8 Agustus dan menampilkan gambar yang memilukan setelah kebakaran ini, dan dinobatkan sebagai yang paling mematikan dalam sejarah negara bagian.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *